MD.com, Semarang – Tahun 2025 diperkirakan akan menjadi tahun yang penuh tantangan, namun juga menyimpan berbagai peluang. Untuk memanfaatkan peluang tersebut, dibutuhkan strategi yang tepat guna memperkuat ekonomi nasional, terutama dengan menyoroti sektor maritim Indonesia yang memiliki potensi besar.
Salah satu strategi utama yang dapat diterapkan adalah penguatan sektor pelayaran yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia.
Prof. Dr. Sri Tutie Rahayu, Guru Besar POLIMARIN Semarang, mengungkapkan pentingnya identifikasi sumber daya manusia di sektor maritim yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Organisasi Maritim Internasional (IMO).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pengembangan kompetensi tenaga kerja yang ada sangat krusial untuk memaksimalkan potensi maritim Indonesia.
“Pelaut Indonesia terkenal kompeten, memiliki karakter yang kuat, dan berdaya saing tinggi di industri pelayaran global,” ujar Prof. Sri Tutie dalam perbincangannya dengan Maritimdaily.com melalui pesan WhatsApp pada 31 Desember 2024.
Prof. Sri Tutie menambahkan bahwa pelaut Indonesia saat ini menjadi salah satu pemasok utama tenaga kerja terampil yang dibutuhkan dalam sektor maritim global. Indonesia, dengan sekitar 17.500 pulau, memiliki posisi yang sangat strategis di kancah maritim dunia.
Keunggulan ini menjadikan Indonesia sebagai pemain penting dalam perdagangan global, yang semakin berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi.
Potensi sumber daya maritim Indonesia, baik dari sisi ekonomi, ekologi, maupun geopolitik, menawarkan peluang besar untuk kemajuan negara. Tahun 2025 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kontribusi sektor maritim terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, diharapkan kontribusi sektor maritim terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dapat meningkat dari 6,4% pada tahun 2015 menjadi 12,5% pada tahun 2045.
Dengan berbagai peluang yang ada, sektor maritim Indonesia diharapkan dapat berperan lebih besar dalam mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, serta berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.






