Lampung Timur, MD.Com – Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, akan mendapatkan program Kampung Nelayan Maju (KALAJU) pada tahun 2024. Kepala Desa Sukorahayu, Afria Syahdi, berharap program ini dapat berlanjut pada tahun 2025.
Program ini, yang merupakan bagian dari inisiatif Kampung Nelayan Modern (KALAMO) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bertujuan untuk mewujudkan penataan kampung nelayan yang lebih modern dan berkelanjutan.
“Kami berharap program KKP ini dapat terus berlanjut, dan penataan kampung nelayan yang modern dapat segera terwujud,” ujar Afria Syahdi dalam wawancaranya dengan Maritimdaily.com pada 17 Desember 2024.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Afria menambahkan bahwa sektor perikanan, khususnya dalam mengatasi kemiskinan, sangat penting bagi masyarakat Desa Sukorahayu, di mana hampir 80% penduduknya menggantungkan penghidupan dari hasil tangkapan ikan. Dengan adanya bantuan alat tangkap dan fasilitas penunjang lainnya, diharapkan pendapatan masyarakat nelayan dapat meningkat.
“Kami berharap masyarakat nelayan di desa Sukorahayu akan mendapatkan peningkatan sumber penghasilan dari sektor kelautan dan perikanan,” lanjut Afria, yang juga merupakan mantan aktivis HMI.
Kades Afria juga mengungkapkan bahwa kampung nelayan selama ini dikenal dengan kondisi wilayah yang kumuh. Oleh karena itu, sangat penting untuk mendapatkan program-program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mendukung program pemerintah, seperti Makanan Bergizi Gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, sebagai upaya untuk menyiapkan bahan baku perikanan dan menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Dengan program-program ini, diharapkan dapat memperbaiki kualitas hidup masyarakat nelayan di Desa Sukorahayu,” tutup Afria, yang merupakan alumni Akademi Maritim Cirebon (AMC)






