CILEGON, Maritimdaily.com – Di sebuah kafe bernuansa hangat di sudut Kota Cilegon, suasana mendadak berubah penuh energi dan rasa ingin tahu. Pada Minggu, 23 November 2025, Paradiso Café menjadi saksi ketika nilai-nilai spiritual bertemu strategi bisnis modern dalam sebuah acara perdana yang diberi nama Road & Talkshow MuslimPreneur.
Acara yang digagas Majelis Tauhid (MATA) PPA Kota Cilegon bersama MuslimPreneur ini bukan sekadar pertemuan komunitas. Ada sesuatu yang berbeda. Ada tarikan kuat antara pencarian batin dan ambisi usaha—dua dunia yang biasanya berjarak, kini dipersatukan dalam satu panggung.
Ratusan peserta dari beragam latar belakang memadati ruangan. Para pelaku usaha pemula, komunitas pengembangan diri, hingga mereka yang selama ini mencari makna di balik perjalanan bisnis, hadir dengan wajah penuh harapan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dan di tengah sorotan perhatian itu, muncullah sosok yang ditunggu-tungg, H. Syarifoedin Noor.
Dikenal sebagai figur yang mampu memadukan ketajaman intuisi spiritual dengan strategi bisnis modern, ia tampil dengan gaya penyampaian yang tenang namun menghujam. Setiap kalimat seperti membawa pesan yang berlapis—nasihat, motivasi, dan kesadaran diri.
“Ilmu dan pengalaman akan bernilai ketika dibagikan. Semangat usaha harus berjalan beriringan dengan semangat memperbaiki diri,” ujarnya, dengan nada yang membuat ruangan seketika hening.
Para peserta menyimak tanpa berkedip. Ada yang mencatat, ada yang mengangguk berulang kali seolah menemukan jawaban atas keresahan yang selama ini mereka pendam.
Interaksi antara peserta dan narasumber berlangsung intens. Beberapa peserta mengakui bahwa pendekatan spiritual dalam bisnis memberikan ruang jiwa yang selama ini hilang di tengah hiruk-pikuk persaingan.
Di tengah ketidakpastian ekonomi, ketenangan batin ternyata menjadi kekuatan baru.
Syarifoedin pun menegaskan bahwa kegiatan seperti ini tak boleh berhenti di satu acara saja.
“Antusiasme hari ini luar biasa. InsyaAllah akan ada kegiatan lanjutan agar manfaatnya semakin meluas,” tuturnya.
Dari sisi penyelenggara, Arief Rifad—pengurus PPA Kota Cilegon—mengungkapkan bahwa keberhasilan acara ini adalah buah dari kolaborasi berbagai komunitas. Ia menyebut sinergi antara MATA PPA Kota Cilegon, MuslimPreneur, Yamika, hingga EOA Gold sebagai contoh nyata bahwa kebaikan akan lebih besar ketika digerakkan bersama.
“Ketika komunitas bergerak bersama, lahir energi kebaikan yang membawa dampak bagi masyarakat,” ujarnya penuh keyakinan.
Roadshow ini pun digadang menjadi langkah awal dari rangkaian panjang program pemberdayaan spiritual dan ekonomi di Cilegon.
Melalui MuslimPreneur, peserta tidak hanya dibekali motivasi. Mereka diberikan arah—arah yang menuntun mereka untuk membangun usaha dengan fondasi yang tak mudah runtuh: ketangguhan mental, kecerdasan bisnis, dan keimanan yang senantiasa terjaga.
Sebuah ekosistem baru mulai terasa terbentuk.
Sebuah gerakan yang menggabungkan hati dan strategi.
Dan sebuah pesan yang perlahan menyebar: bahwa bisnis bisa berjalan seindah ibadah ketika nilai spiritual menjadi pijakannya.
(Elisa/Red)






