BPSDM Kemenhub Luncurkan Pelatihan Maritim Inovatif, Cetak Pelaut Indonesia Siap Saingi Global

- Redaksi

Sabtu, 4 Januari 2025 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MD.Com, Jakarta – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDM) Kementerian Perhubungan terus berkomitmen dalam mencetak pelaut Indonesia yang kompeten, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global.

Mengusung semangat PROPRESTASI (Problem Solver, Responsive, Oriented to Goal, Profesional, Reform, Ethic, Sustainable, Transform, Attitude, Standar Global, Integrity), BPSDM berperan aktif dalam mengembangkan SDM sektor transportasi laut yang tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui standar internasional. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPSDM Kementerian Perhubungan, Ir. Subagio, dalam wawancaranya dengan Maritimdaily.Com, pada Rabu (1 Januari 2025).

Dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat, BPSDM memfokuskan perhatian pada dua area utama: penguatan lembaga pendidikan dan pelatihan (diklat) kepelautan serta pengembangan kompetensi pelaut sesuai dengan standar internasional. Lembaga diklat di bawah naungan BPSDM dilengkapi dengan fasilitas modern, termasuk simulator canggih, kurikulum berbasis teknologi 4.0, dan program pelatihan dengan standar tinggi. Sebagai hasilnya, lulusan dari lembaga ini diakui secara global dan siap berkontribusi di industri pelayaran internasional.

Kepala BPSDM, Subagio, menambahkan bahwa melalui kerja sama dengan International Maritime Organization (IMO), BPSDM memastikan pelaut Indonesia dilatih dengan tidak hanya keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan soft skill, seperti penguasaan bahasa Inggris, pemahaman teknologi canggih, serta kesadaran akan pentingnya keberlanjutan. Program-program pelatihan ini dirancang untuk memenuhi tuntutan industri pelayaran global, termasuk pemenuhan regulasi internasional seperti STCW 1978, MARPOL 73/78, SOLAS 74, dan MLC 2006.

“Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk mencetak pelaut unggul yang siap bersaing di level internasional. Kami optimis bahwa pelaut Indonesia akan menjadi pemain utama dalam sektor maritim global,” ungkap Subagio.

Pada tahun 2024, BPSDM meluncurkan lebih dari 52 jenis pelatihan baru, termasuk Towing Master Training, Ship Management Training, dan Pandu Laut Dalam, yang telah disahkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Inovasi lainnya adalah penguatan jalur sertifikasi profesi melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang memastikan lulusan BPSDM memiliki lisensi profesional yang diakui baik di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga :  Corps Alumni AMC, Berikan Perlindungan Hukum dan Sosial bagi Pelaut anggotanya.

BPSDM juga menjalin kemitraan strategis dengan negara-negara anggota IMO untuk membuka lebih banyak peluang kerja bagi pelaut Indonesia di kapal berbendera asing. Selain itu, penerapan teknologi seperti Virtual Reality (VR) dan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran berbasis Learning Management System (LMS) dan SMART Class menjadi langkah konkret menuju pendidikan maritim masa depan.

“Dengan dedikasi yang kuat dan visi yang jelas, BPSDM Kemenhub optimis dapat terus mencetak pelaut Indonesia yang tidak hanya menjadi bagian dari industri pelayaran global, tetapi juga pemimpin yang mampu membawa perubahan besar bagi sektor maritim dunia,” tutup Subagio.

Dengan langkah-langkah tersebut, BPSDM Perhubungan menunjukkan komitmennya untuk menjadikan pelaut Indonesia sebagai agen perubahan dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Januari 2025 - 09:51 WIB

BPSDM Kemenhub Luncurkan Pelatihan Maritim Inovatif, Cetak Pelaut Indonesia Siap Saingi Global

Berita Terbaru