CILEGON, Maritimdaily.com — Suasana Graha Aptrindo Banten, Senin (17/11/2025), terasa lebih dinamis dari biasanya. Panitia Musyawarah Daerah (Musda) III Aptrindo Banten berkumpul untuk mematangkan persiapan jelang agenda besar pemilihan ketua baru. Rapat dipimpin langsung Ketua Panitia Musda, Cahyo Hendro Atmoko.
Cahyo menegaskan bahwa Musda kali ini bukan sekadar rutinitas lima tahunan, tetapi momentum penting untuk menyegarkan organisasi dan memperkuat peran Aptrindo di tengah dinamika sektor logistik yang semakin menantang di Banten.
“Musda III harus jadi wadah bersama. Semua proses harus objektif, transparan, dan mengedepankan kepentingan organisasi,” kata Cahyo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam rapat tersebut, panitia membahas penyempurnaan tata tertib sidang, mekanisme penjaringan aspirasi anggota, hingga skema pembukaan bursa calon ketua. Semua dirancang agar Musda berjalan rapi, inklusif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Tak lama setelah rapat selesai, panitia langsung mengumumkan satu keputusan penting: bursa calon ketua Musda III resmi dibuka.
Cahyo mengungkapkan bahwa dibukanya bursa calon ketua menjadi langkah awal untuk menghadirkan sosok pemimpin yang mampu menjawab tantangan dunia logistik hari ini.
“Tantangan sektor logistik tidak ringan—mulai dari isu ODOL, sulitnya BBM, sampai pembatasan jam operasional. Karena itu kami butuh figur yang siap berdiri di garis depan memperjuangkan anggota,” tegasnya.
Aptrindo Banten juga menegaskan sejumlah kriteria untuk calon ketua. Figur yang dicari harus:
1. punya pengalaman nyata di sektor logistik,
2. memahami karakter wilayah Banten,
3. mampu menangani isu ODOL lewat dialog yang konstruktif,
4. memiliki strategi menghadapi kelangkaan BBM,
5. siap mengadvokasi penyesuaian jam operasional,
6. memiliki wawasan digitalisasi armada.
Integritas, komunikasi lintas sektor, dan keberanian memperjuangkan kepentingan anggota menjadi syarat utama.
Dengan dibukanya bursa calon ketua, Aptrindo Banten berharap Musda III akan melahirkan sosok pemimpin yang visioner dan responsif terhadap kebutuhan pengusaha truk, sekaligus mampu menjaga keberlangsungan usaha logistik di Banten yang terus bergerak cepat.
(Has/Red*)






